3 Keterampilan untuk Perempuan Mandiri

Bismillah ...

Assalamu'alaikum, Kak!

Setiap perempuan pasti memiliki impian agar kehidupan rumah tangganya selalu berjalan dengan penuh kebahagiaan. Namun faktanya, semakin banyak saja jumlah pasangan yang memutuskan untuk bercerai setiap tahunnya. Artinya, banyak sekali perempuan Indonesia yang akhirnya menyandang status janda.

Keadaan ini tentu sangat memprihatinkan. Terlebih, jika para singleparent tersebut memiliki anak lebih dari satu. Secara tidak langsung, beban nafkah dan kebutuhan hidup anak-anak harus beralih pada mereka. Walaupun ada pria yang masih menafkahi anak-anak mereka. Akan tetapi, jumlah ayah yang memiliki tanggung jawab seperti itu relatif sedikit.

Nah, Kak, beruntunglah jika Anda memiliki minimal satu dari tiga keterampilan yang seharusnya wajib dimiliki perempuan ini. Untuk Anda yang belum memilikinya, baik yang belum atau sudah berumah tangga, dan juga para singleparents, silakan mempelajarinya dengan sungguh-sungguh.
Berikut tiga keterampilan yang bisa dipelajari para perempuan mulai saat ini.

Berhias

Berhias identik dengan berdandan, yaitu berpenampilan rapi, bersih, dan wangi. Namun, berhias juga identik dengan ber-makeup. Merias wajah bukanlah suatu dosa selama menggunakan riasan wajar dan tidak berlebihan. Jika ditujukan agar terlihat cantik di mata suami, pahala secara otomatis diraih oleh istri.

Kenapa kemampuan merias wajah menjadi salah satu keterampilan yang sebaiknya dipelajari perempuan? Jika terjadi perceraian (semoga tidak terjadi pada Anda) dan Anda bingung harus memperoleh penghasilan dari mana, Anda bisa menawarkan jasa merias wajah kepada orang lain.

Apabila memiliki budget yang cukup, Anda bisa membuka salon. Tidak harus besar, ruang tamu kontrakan Anda pun bisa disulap menjadi lokasinya sehingga tidak membutuhkan tambahan dana untuk menyewa tempat.

Memasak

Banyak perempuan modern tidak terlalu mengambil pusing perkara masak-memasak ini. Mereka beranggapan jika sudah menjadi wanita karier dan punya penghasilan besar, mereka akan mampu membayar orang lain untuk menjadi juru masak di rumahnya. Katering pun bisa juga menjadi alternatif lain bagi mereka.

Akan tetapi,Anda harus tahu jika suatu saat suami atau anak-anak Anda pasti memiliki keinginan untuk mencicipi masakan dari orang yang paling mereka sayangi.

Banyak singleparents yang melanjutkan hidupnya dengan menjajakan hasil masakannya. Sedikit demi sedikit, taraf hidupnya semakin meningkat. Bukan tidak mungkin jika di kemudian hari mereka mempunyai bisnis yang berkembang pesat di bidang kuliner.


Menjahit

Melihat pakaian suami dan anak-anak yang sudah sobek di beberapa bagian tentu saja membuat Anda ingin sekali menjahitnya kembali. Namun, Anda ternyata tidak memiliki keahlian dalam jahit-menjahit. Boro-boro memakai mesin, menggunakan jarum tangan saja Anda tidak bisa. Anda pasti merasa sedikit menyesal kenapa sampai luput mempelajari keterampilan ini.

Kak, sudah saatnya Anda memiliki keterampilan ini. Anggap saja sebagai bentuk kemandirian jika suatu saat suami berpulang atau terjadi perpisahan (lagi: semoga tidak akan pernah terjadi pada Anda), Anda bisa membuka layanan jasa menjahit ini. Usaha ini juga jika dijalankan dengan serius bisa memiliki peluang bisnis yang berpenghasilan fantastis.

Nah, Kak! Anda bisa memilih salah satu dari keterampilan di atas. Jika memungkinkan, Anda boleh kok menguasai ketiganya. Kalau Anda mempunyai anak perempuan, sebaiknya mulai dididik dan diarahkan untuk memiliki minimal satu dari ketiga kemampuan di atas, ya! Menjadi perempuan mandiri itu sudah pasti lebih baik.

1 comment: